Building Superior Tourism Human Resources Through Community Empowerment Based On Local Wisdom
DOI:
https://doi.org/10.69855/malala.v1i2.888Keywords:
Community Empowerment, Local Wisdom, Tourism Human Resources, Tourism VillageAbstract
The development of tourism human resources (HR) in community-based tourism destinations still faces challenges, including low management competence, limited continuous training, and suboptimal utilization of local wisdom as an empowerment resource. This study aims to analyze the influence of community empowerment based on local wisdom on the quality of tourism human resources. A quantitative approach with a descriptive-correlational cross-sectional design was employed. The study was conducted in Kampung Bandar Tourism Village, Bengkalis Regency, Riau Province, which has significant potential for Malay cultural tourism rooted in local wisdom. A total of 85 tourism community actors participated in the study using a total sampling technique. Data were collected through structured questionnaires, interviews, and field observations. Data analysis included univariate analysis using frequency distributions and percentages and bivariate analysis using the Chi-Square test to examine the relationship between variables. The results showed that 62.4% of respondents had a high level of empowerment based on local wisdom, while 58.8% had good-quality tourism human resources. The bivariate analysis indicated a significant relationship between community empowerment based on local wisdom and tourism human resource quality (p = 0.001; χ² = 14.26). The study concludes that local wisdom-based community empowerment significantly contributes to improving tourism human resource quality. Sustainable training, institutional strengthening, and collaboration between local governments and communities are recommended.
References
Aji, R. R., & Faniza, V. (2022). Peran modal sosial dalam pengembangan komponen pariwisata di Desa Wisata Pentingsari. Barista: Jurnal Kajian Bahasa dan Pariwisata, 9(2), 47–59.
Anarini, D. T. P., Parwati, K. S. M., Hendrajana, I. G. M. R., & Amir, F. L. A. (2024). Implementasi community-based tourism dalam mendukung pariwisata berkelanjutan. PARIS: Jurnal Pariwisata dan Bisnis, 3(6), 872–881.
Badan Pusat Statistik. (2025). Statistik kunjungan wisatawan mancanegara 2024. BPS-Statistics Indonesia.
Baharuddin, T., Sairin, S., Nurmandi, A., Qodir, Z., & Jubba, H. (2022). Building social capital online during the COVID-19 transition in Indonesia. Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia, 7(1), 130–142.
Darmawan, R., & Handayani, T. (2022). Analisis tren kunjungan wisatawan mancanegara dan domestik pasca pandemi di Indonesia. Jurnal Destinasi Pariwisata, 10(1), 88–95.
Deskarina, R., & Atiqah, A. N. (2020). Potensi kearifan lokal Desa Bugisan sebagai upaya pengembangan daya tarik wisata pendukung Kawasan Candi Plaosan. Khasanah Ilmu: Jurnal Pariwisata dan Budaya, 11(1), 41–49.
Dharmawan, K., Kencana, E. N., Srinadi, I. G. A. M., & Wijayakusuma, I. G. N. L. (2025). Pengembangan Desa Wisata Kedisan berbasis kearifan lokal dan digital: Upaya pemberdayaan masyarakat untuk pariwisata berkelanjutan. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat, 24, 412–417.
Fauziah, N., & Ramli, A. (2023). Peran sertifikasi profesi dalam meningkatkan kualitas pelayanan tenaga kerja pariwisata. Jurnal Manajemen Pelayanan Hotel, 7(2), 301–315.
Grazia, C. E., dkk. (2020). Sustainability in tourism as an innovation driver: An analysis of family business reality. Sustainability, 12(15), 1–14. https://doi.org/10.3390/su12156149
Habib, M. A. F. (2021). Kajian teoritis pemberdayaan masyarakat dan ekonomi kreatif. Ar Rehla: Journal of Islamic Tourism, Halal Food, Islamic Traveling, and Creative Economy, 1(2), 106–134.
Harahap, M. P., Hamdani, R., & Munthe, H. M. (2023). Pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan wisata Desa Kuta Jungak Kecamatan Siempat Rube Kabupaten Pakpak Barat Provinsi Sumatera Utara. Perspektif, 12(1), 171–184. https://doi.org/10.31289/perspektif.v12i1.8108
Hidayanti, S., & Fitrianto, A. R. (2022). Community based tourism (CBT) pada kawasan wisata religi dan peningkatan ekonomi masyarakat. Dedication: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(1), 43–50.
Jasmine, L. F., Saharuddin, Murdianto, & Abdulkadir, M. (2023). Perilaku masyarakat adat terhadap kearifan lokal dalam pengelolaan sumber daya alam (Kasus: Masyarakat Adat Baduy). Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, 7(2),
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. (2020). Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) bidang pariwisata 2020–2024. Kemenparekraf RI.
Kholik, Y., & Sholeh, M. (2021). Analisis potensi Telaga Sigebyar sebagai ekowisata berbasis kearifan lokal di Desa Tlogohendro Kecamatan Petungkriyono Kabupaten Pekalongan. Edu Geography, 9(3), 202–214.
Kirana, A., & Artisa, D. (2020). Sinergi pemangku kepentingan dalam pengembangan desa wisata berbasis kearifan lokal. [Sumber sekunder rincian bibliografis lengkap perlu diverifikasi langsung pada jurnal aslinya].
Loany, H. A., & Murdianto. (2021). Hubungan efektivitas program corporate social responsibility dengan tingkat keberdayaan masyarakat. Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, 5(3).
Marswandi, E. D. P., Ihyani, L., Marlina, F. N., & Suhaeril, S. (2024). Pengaruh kualitas sumber daya manusia terhadap kepuasan wisatawan: Studi kuantitatif di KEK Mandalika. Jurnal Sosial Ekonomi dan Humaniora, 10, –.
Maryani, N., Paramita, V. S., Prabowo, J., & Adialita, T. (2022). Pemberdayaan masyarakat berbasis pariwisata pada destinasi wisata Stone Garden dan Gua Pawon. Rahmatan Lil'Alamin Journal of Community Services, 1–14.
Musavengane, R., & Kloppers, R. (2020). Social capital: An investment towards community in the collaborative natural resources management of community-based tourism schemes. Tourism Management Perspectives, 34, 1–15.
Oktaviani, R., & Yuliani, D. (2023). Pengembangan desa wisata sebagai strategi pemberdayaan masyarakat dan pengembangan potensi desa. [Sumber sekunder rincian bibliografis lengkap perlu diverifikasi langsung pada jurnal aslinya].
Partelow, S. (2021). Social capital and community disaster resilience: Post-earthquake tourism recovery on Gili Trawangan, Indonesia. Sustainability Science, 16, 203–220.
Patricia, W., dkk. (2020). Outdoor recreation, nature-based tourism, and sustainability. Sustainability, 12(1), 1–12. https://doi.org/10.3390/su12010081
Purawinata, A., & Indratno, I. (2021). Perencanaan kolaboratif dalam pengembangan desa wisata Kawasan Rawabogo. [Sumber sekunder — rincian bibliografis lengkap perlu diverifikasi langsung pada jurnal aslinya].
Putra, I. W. A., & Retno, J. S. (2023). Pemberdayaan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dalam mengembangkan pariwisata minat khusus berbasis storynomic and nature tourism di Desa Buahan Kecamatan Payangan Kabupaten Gianyar. Jurnal Ilmiah Pariwisata, –.
Putri, L. D., Prayitno, G., Hidayat, A. R. T., & Siankwilimba, E. (2025). Trust, norms, and networks: Social capital's role in community-based tourism in Tambakrejo Village, Indonesia. Journal of Regional and Rural Studies, 3(1), 68–80. https://doi.org/10.21776/rrs.v3i1.49
Scheyvens, R. (2021). Pemberdayaan masyarakat lokal dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan. [Dikutip sebagai sumber sekunder — rincian bibliografis lengkap perlu diverifikasi langsung pada sumber asli].
Susanto, B., & Rahmawati, D. (2021). Pariwisata berkelanjutan dan pemberdayaan komunitas lokal. [Sumber sekunder — rincian bibliografis lengkap perlu diverifikasi langsung pada jurnal aslinya].
Telaumbanua, A., Siahaan, A. Y., & Amin, M. (2023). Pengembangan desa wisata berbasis kearifan lokal di Desa Bawomataluo, Kecamatan Fanayama, Nias Selatan. Perspektif, 12(1), 212–225. https://doi.org/10.31289/perspektif.v12i1.7858
Umasugi, M. (2023). Pemetaan kebutuhan sumber daya manusia dalam pengelolaan kawasan ekowisata Nusliko, Halmahera Tengah. Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA), 7(1), 100–116. https://doi.org/10.31955/mea.v7i1.2885
Vuspitasari, B. K., Siahaan, S. V. br, Hapsari, V. R., & Bhuana, I. S. (2023). Peran perempuan dalam mendorong ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal sebagai penggerak destinasi pariwisata di perbatasan. Valid Jurnal Ilmiah, 21(1), 97–106. https://doi.org/10.53512/valid.v21i1.348
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Management and Applied Learning in Local and Adventure Tourism

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


